Kantor

Jl. Kendal No.1 10, RT.10/RW.6, Dukuh Atas, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

BAJAGA

BAKU DAN JAGA

Baku dan Jaga (Bajaga) tidak sekadar langkah, tetapi sebuah perisai gagah dalam perlawanan terhadap Human Trafficking. Dengan menggalang kerjasama, menyebarkan pengetahuan, dan melaksanakan tindakan nyata, Bajaga bukan hanya potensi, melainkan berusaha menjadi pahlawan utama yang berdiri di garis terdepan, melindungi masyarakat dari ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sosok Inspiratif di Balik Bajaga

Fransiscus Go

Bajaga lahir dari kepedulian mendalam Fransiscus Go, seorang tokoh berpengaruh dari Nusa Tenggara Timur. Ia tak bisa berpaling dari kenyataan pahit yang menimpa banyak warga NTT—mereka berangkat ke luar negeri dengan harapan hidup lebih baik, namun justru terjerat dalam perdagangan manusia. Eksploitasi, penderitaan, hilangnya hak asasi, bahkan kematian menjadi bayangan kelam di balik janji manis pekerjaan di negeri orang.

Didorong oleh keinginan kuat untuk melindungi sesama, Fransiscus Go mendirikan Bajaga sebagai tameng bagi mereka yang rentan terhadap praktik keji ini. Lebih dari sekadar gerakan, Bajaga hadir sebagai harapan—agar setiap individu memiliki kesempatan untuk hidup dengan martabat, aman, dan terbebas dari ancaman perdagangan manusia.

Berita Bajaga

Alam Jadi Guru Terbaik: Pengalaman Unik Anak-Anak Bimbel Arrayyan di Taman Kehidupan Nara Kupu Village

Depok — Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas dengan buku dan papan tulis. Itulah filosofi yang dipegang teguh oleh pengelola Bimbel Arrayyan ketika memutuskan membawa anak-anak didiknya ke

Fransiscus Go: Taman dan Perpustakaan, Dua Kunci Memahami Dunia

Jakarta - Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, tokoh pendidikan dan pemerhati sosial Fransiscus Go mengajak masyarakat untuk kembali kepada dua sumber pembelajaran yang dinilainya

BERSATU DALAM KESULITAN, BANGKIT BERSAMA

Oleh: Fransiscus Go Hari-hari ini, keadaan ekonomi kita sedang terasa tidak begitu mudah. Lapangan kerja menyempit, usaha kecil kian berat bertahan, dan beban hidup terasa di setiap sudut rumah tangga.

YFMG Wujudkan Mimpi Warga Maumolo: Bak Penampungan Air Bersih Kelima Siap Beroperasi

MAUMOLO, NTT — Warga Maumolo, Nusa Tenggara Timur, kini punya satu alasan lagi untuk lega. Bak penampungan air bersih kelima yang dibangun atas dukungan Yayasan Felix Maria Go (YFMG) dan

Festaya Vol. IV KOMANTTA: Ruang Ekspresi Generasi Muda NTT di Kota Pelajar, Didukung Nara Kupu Jogja

YOGYAKARTA – Nara Kupu Jogja resmi menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festaya Vol. IV yang digagas oleh KOMANTTA, komunitas mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kegiatan

Kepedulian terhadap Keselamatan Manusia Bukanlah hanya Tugas Individu, tetapi Merupakan Tanggung Jawab bersama Kita sebagai Masyarakat yang Peduli

- Fransiscus Go

Kolom Bajaga

Kegiatan Bajaga