Kantor

Jl. Kendal No.1 10, RT.10/RW.6, Dukuh Atas, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

Gelar Pelatihan Hidroponik di SMP Negeri Satap Maumolo, Ikasmansa 87 Cetak Petani Milenial NTT

Semangat regenerasi petani terus digelorakan Yosep Permana, Petani Millenial sekaligus Field Manager Nara Kupu Village.

Kali ini ia hadir di SMP Negeri Satap Maumolo, Kampung Maumolo, Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur Jumat 3 Oktober 2025.

Kehadiran Yosep Permana dalam agenda Reuni Ikasmansa 87 yang diketuai oleh Fransiscus Go yang juga Ketua Yayasan Felix Maria Go.

Ikasmansa 87 menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian buku literasi kepada anak-anak SD dan SMP.

Kemudian pelatihan keterampilan memasak dan cara pembuatan tote bag, pelatihan menanam sayuran organik, dan melihat dari dekat sumur bor yang dibangun YFMG di beberapa titik, serta ke kebun sayur.

Salah satu kegiatan yang dipandu oleh Yosep Permana adalah memberikan edukasi di SMP Maumolo.

Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam mengedukasi generasi muda di daerah agar memiliki wawasan pertanian yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Dengan metode pembelajaran interaktif, Yosep memberikan pengajaran yang mudah sekaligus dipahami praktik langsung sehingga para siswa-siswi tidak hanya menerima teori, tetapi juga melihat penerapan secara langsung.

Pertanian itu bukan hanya soal cangkul dan sawah. Dengan teknologi sederhana, kita bisa memproduksi pangan sehat, bersih, dan bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga  Tiga Nilai Kunci Fransiscus Go untuk Generasi Emas 2045: Disiplin, Kemandirian, dan Integritas

“Harapannya adik-adik siswa-siswi SMP Maumolo dapat melihat, meniru dan menerapkan pertanian ini sebagai peluang masa depan,” ungkap Yosep Permana dalam sesi motivasi kepada para siswa.

Menurut Pengusaha Muda Rayhan C Siego pemilik Nara Kupu Village, hadirnya Yosep di Maumolo merupakan langkah penting untuk mendorong pemerataan pengetahuan Pertanian berkelanjutan hingga ke daerah pelosok.

“Kami ingin anak-anak di sini mendapat akses yang sama untuk belajar pertanian modern. Indonesia membutuhkan petani milenial di setiap daerah, termasuk di Timor Tengah Utara,” ujarnya.

Selama kegiatan, para siswa dikenalkan dengan konsep dasar hidroponik, mulai dari pengenalan media, cara penyemaian bibit tanaman, hingga praktik sederhana proses penanaman.

Antusiasme terlihat jelas ketika siswa-siswi mencoba sendiri menanam komoditas sayuran dengan media tanam yang berbeda dari biasanya.

Guru-guru SMP Negeri Satap Maumolo juga menyampaikan apresiasi, karena kegiatan ini menambah wawasan baru yang dapat dijadikan bekal pengembangan kegiatan di Sekolah.

“Kami percaya anak-anak di Maumolo punya potensi besar. Melalui edukasi ini mereka bisa belajar bahwa bertani bukan sekedar pekerjaan tapi juga peluang wirausaha yang menjanjikan,” ujar Ketua Ikasmansa 87 Fransiscus Go.

Lebih jauh lagi, kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya generasi petani milenial di wilayah Timor Tengah Utara.

Baca Juga  Ir. Fransiscus Go: Semangat Kepahlawanan Harus Hidup di Setiap Langkah Kehidupan

Dengan bekal ilmu pertanian hidroponik, siswa-siswi diharapkan mampu mengembangkan karakter (sikap, pengetahuan dan keterampilan) menciptakan peluang usaha, sekaligus menjaga kearifan lokal dalam bertani.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan YFMG yang dibawakan oleh Bapak Yosep Permana yang telah hadir di SMP Negeri Satap Maumolo untuk memberikan pelatihan hidroponik,” ucap Kepala SMP Negeri Satap Maumolo Marselus Amsikan.

Kegiatan ini bukan sekedar menambah pengetahuan siswa, namun juga menumbuhkan semangat serta motivasi mereka untuk lebih mencintai dunia pertanian.

“Semoga ilmu yang diberikan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak kami di masa depan,” katanya.

Nara Kupu Village sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pengembangan pertanian Organik dan Hidroponik di Depok Jawa Barat yang aktif melakukan edukasi kepada masyarakat luas, mulai dari pelajar, komunitas, hingga kelompok tani.

Kehadiran Yosep Permana di Kefamenanu semakin menegaskan misi Nara Kupu Village untuk terus menumbuhkan semangat pertanian berkelanjutan di kalangan generasi muda Indonesia.

Dengan kegiatan ini, SMP Negeri Satap Maumolo tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga menjadi ladang tumbuhnya harapan baru lahirnya petani milenial yang siap membawa perubahan bagi masa depan pertanian Maumolo dan Indonesia.