Kantor

Jl. Kendal No.1 10, RT.10/RW.6, Dukuh Atas, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

Fransiscus Go Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Industri untuk Siapkan SDM Unggul

DEPOK – Kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha menjadi salah satu upaya penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui program magang, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memahami kebutuhan dan dinamika lingkungan kerja secara langsung.

Hal tersebut disampaikan Fransiscus Go saat menerima kunjungan dosen pembimbing dari IPB University, Bogor, di Nara Kupu Village (NKV), Sawangan, Depok, Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat mahasiswa IPB University yang tengah menjalani program magang di NKV.

Dalam kesempatan itu, Fransiscus menekankan pentingnya membangun hubungan yang erat antara institusi pendidikan dan dunia usaha. Menurut dia, kolaborasi kedua pihak dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa, terutama dalam menghubungkan teori akademik dengan praktik di lapangan.

“Saya percaya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dapat memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu mereka secara langsung, memahami kebutuhan di lapangan, serta membangun kesiapan memasuki dunia kerja,” ujar Fransiscus Go.

Baca Juga  Komunitas Sahabat Tani GO Salurkan Bantuan Benih ke Petani di Cibal, Manggarai

Ia berpandangan bahwa pengalaman magang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan kerja, mahasiswa dapat mengenali tantangan profesional, memahami tanggung jawab, serta mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan akademik, program magang juga dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan kompetensi yang dipelajari di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha. Karena itu, komunikasi antara kampus, dosen pembimbing, dan tempat magang diperlukan agar proses pembelajaran berjalan selaras dengan tujuan pendidikan.

Fransiscus juga menilai hubungan yang baik antara dunia pendidikan dan dunia usaha akan membuat proses belajar mahasiswa menjadi lebih relevan. Ia menegaskan bahwa kedekatan kedua sektor tersebut dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi perubahan dan tantangan di lingkungan profesional.

“Dengan hubungan yang erat, proses belajar menjadi lebih relevan dan mahasiswa lebih siap menghadapi kebutuhan serta tantangan dunia kerja,” katanya.

Baca Juga  UMKM Maumolo Mulai Produksi Perdana di Pondok Yayasan Felix Maria Go

Kunjungan dosen pembimbing IPB University ke Nara Kupu Village menjadi salah satu bentuk keterhubungan antara perguruan tinggi dan tempat mahasiswa memperoleh pengalaman kerja. Melalui kunjungan tersebut, perkembangan mahasiswa dapat dilihat secara langsung dalam konteks pelaksanaan program magang.

Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif. Pengalaman praktik dapat membantu mahasiswa mengenali potensi diri sekaligus memahami keterampilan yang perlu terus dikembangkan.

Fransiscus Go berharap kolaborasi semacam ini dapat terus diperkuat sehingga dunia pendidikan dan dunia usaha memiliki peran yang saling melengkapi dalam menyiapkan generasi muda. Dengan kesempatan belajar yang relevan dan pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan memiliki bekal lebih baik untuk menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.