Jakarta – Kunjungan silaturahmi kembali mewarnai aktivitas Fransiscus Go di Jakarta. Pada kesempatan terbaru, ia menerima kedatangan Pak Marthen Dira Tome, mantan Bupati Sabu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Kedatangan Marthen Dira Tome menjadi momen penting untuk mempererat hubungan baik yang telah terjalin sejak lama. Meski tidak lagi menjabat sebagai bupati, sosoknya tetap dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai hal terkait perkembangan daerah, terutama isu-isu pembangunan di wilayah NTT. Percakapan berjalan santai namun tetap sarat gagasan konstruktif.
Fransiscus Go menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga hubungan antarputra daerah yang terus berkontribusi untuk masyarakat. Ia menilai silaturahmi seperti ini penting untuk merawat jejaring dan kolaborasi.
Selain membahas kondisi daerah, mereka juga berdiskusi mengenai peluang kerja sama di sektor sosial dan pembangunan sumber daya manusia. Keduanya sepakat bahwa peningkatan kapasitas masyarakat menjadi pondasi penting bagi kemajuan daerah.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan, menunjukkan kedekatan personal yang telah terjalin sejak lama. Tidak sedikit pengalaman masa lalu yang kembali dibahas dan menjadi penguat hubungan keduanya.
Kunjungan Marthen Dira Tome juga menjadi refleksi bahwa komunikasi yang baik antar tokoh masyarakat dapat memperluas kemungkinan kolaborasi yang bermanfaat. Silaturahmi tidak hanya menjaga hubungan, tetapi juga membuka ruang untuk ide-ide baru.
Di akhir pertemuan, Fransiscus Go menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas waktu serta perhatian yang diberikan oleh tamunya. Ia berharap komunikasi antara keduanya dapat terus berlanjut di masa depan.
Kunjungan singkat ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan keterbukaan berdialog adalah elemen penting dalam membangun hubungan yang produktif dan berkelanjutan bagi masyarakat yang lebih luas.









